judul tulisan ini bukan menggambarkan isi teks ini, tapi isi hati lina untuk mengingatkan lina apa yang harus lina ingat nantinya saat lina lupa akan bagian penting dalam hidup lina.
02/11/2017
(Tulisan ini adalah semata-mata yang terjadi hari ini, dan yang kudapat hari ini ku simpulkan dalam ketikan random malam ini.)
(Tulisan ini adalah semata-mata yang terjadi hari ini, dan yang kudapat hari ini ku simpulkan dalam ketikan random malam ini.)
Hari ini begitu terberkati sama Firman Tuhan dari PMKJT di UKI yang temanya tentang reformasi gereja dalam rangka memperingati tepaat 500 tahun reformasi gereja, i dont know why tapi aku sangat tertarik tentang hal2 gereja dan perkembangannya, seneng aja gitu liat perhatian Tuhan sama umatnya melalui gereja yang Tuhan terus bentuk dari jaman gak semua orang bisa baca Firman Tuhan sampe ada di zaman study bible bisa online hehe.
Sebelumnya keadaanku hari ini, diawali dengan keadaan yang cukup buruk, karena pagi tadi sempet adu mulut sama nyokap karena aku ngerasa udah gada lagi ruang sendiri buat aku di rumah jadi ya sempet cekcoknya karna aku udah ngerasa gak tahan dengan kondisi rumah yang sering buat aku gak bebas dan berujung stress **ini kondisinya bukan bersitegang sampe mau tinju2an**. Setelah agak redaan ngomong baik2lah sama nyokap tapi nyokap balesnya bercanda padahal aku serius untuk masalah yg di adu mulutkan tadi dan pas mau berangkat naik motor di teras ternyata mamaku duduk disitu nangis, dan aku disitu sakit banget si rasanya dan langsung minta maaf peluk cium nyokap, parah sih ngerasa durhaka, jahat dan anak iblis banget pagi-pagi cuy bikin emak lu nangis rasanya pengen tabrakan aja udah dijalan ke kampus tadi. Tapi, dijalan ya cuman bisa nangis dimotor sambil ngomong ama Tuhan aku harus gimana dengan keadaan nyokap yang begitu tapi aku harus begini dan yang aku butuhnya begini...**detail asli dari pergumulan ini hanya dibagikan ke orang terdekat**....rada aneh ya doa sambil nangis lagi ngendarain motor, tapi ya itulah yang terjadi.
dan Firman Tuhan yang kudapat dari pmkjt yang sangat mengajar aku setelah dia khotbah tentang sejarah2 reformasi, Waspada 3 bahaya erosi injil:
1. Pemlurahan Injil
makin lumrah, sering di dengar tapi jadi miskin makna. dalam konteks ini tadi yang kuingat pembicaranya mengingatkan kalau 1 generasi hilang karena berasumsi telah mengerti injil. Injil yang seharusnya kita hayati dan dapat membuat kita terharu jadi miskin maknanya padahal yang seharusnya kita lakukan menggali kekayaan injil supaya Injil dapat muncul disetiap aspek hidup.
Hal ini mengingatkanku akan 1 korintus 13:12
2. Pendangkalan Injil
Injil dibagikan gak untuk orang yang belum percaya. Injil itu bukan hanya A-C dalam hidup orang percaya tapi A->Z! Sampai mati kita butuh injil.
3. Penyelewengan Injil
Nah ini.. kita merasa tidak cukup iman kepada Kristus, tetapi harus menambahkan ini itu dalam kehidupan kita. Jadi jangan miliki konsep kalo Tuhan menerima kita berdasarkan performance kita, seperti saat teduh rajin, kehidupan doa yang luar biasa. Kita diterima karena Kristus sudah perform di kayu salib jadi saat kita saat teduh, berdoa itu merupakan respon keselamatan kita bukan yang mengukur keselamatan kita. Kehidupan rohani arahnya untuk mengenal Dia.
1. Pemlurahan Injil
makin lumrah, sering di dengar tapi jadi miskin makna. dalam konteks ini tadi yang kuingat pembicaranya mengingatkan kalau 1 generasi hilang karena berasumsi telah mengerti injil. Injil yang seharusnya kita hayati dan dapat membuat kita terharu jadi miskin maknanya padahal yang seharusnya kita lakukan menggali kekayaan injil supaya Injil dapat muncul disetiap aspek hidup.
Hal ini mengingatkanku akan 1 korintus 13:12
2. Pendangkalan Injil
Injil dibagikan gak untuk orang yang belum percaya. Injil itu bukan hanya A-C dalam hidup orang percaya tapi A->Z! Sampai mati kita butuh injil.
3. Penyelewengan Injil
Nah ini.. kita merasa tidak cukup iman kepada Kristus, tetapi harus menambahkan ini itu dalam kehidupan kita. Jadi jangan miliki konsep kalo Tuhan menerima kita berdasarkan performance kita, seperti saat teduh rajin, kehidupan doa yang luar biasa. Kita diterima karena Kristus sudah perform di kayu salib jadi saat kita saat teduh, berdoa itu merupakan respon keselamatan kita bukan yang mengukur keselamatan kita. Kehidupan rohani arahnya untuk mengenal Dia.
saat kita telah dibuat jatuh cinta sama Tuhan, kita pasti akan berusaha mengenal Dia lebih dalam melalui FirmanNya "We study the bible not to make us Master of The Words but to let the Word of God masters us" dan aku pribadipun kalo urusan pengetahuan tentang kisah alkitab rada-rada zonk pokonya bukan kandidat yang tepat untuk cerdas cermat alkitab wkwk tapi ya balik lagi kalaupun aku menggali dan mencari tahu banyak hal tentang Firman Allah itu karna rasa cintaku pada Tuhan yang membuatku ingin kenal Tuhan lebih dalam ughhh He's the greatest of all romance, Lord of God My Savior ❤
pengalamanku jatuh cinta dengan Tuhan itu ada dititik saat Tuhan memberikan anugerahNya dengan mengirimiku orang muslim yang ingin di injili karna dia ingin kenal siapa itu Tuhan, saat aku menginjili orang malah jadi aku yang jatuh cinta sama injil itu:') dan karna pengalaman itulah yang mempengaruhi kehidupan rohaniku sebagai responku terutama dalam kehidupan doaku. Teringat 1 tim 1:13 akupun juga orang yang tidak seharusnya dapat bagian pekerjaan kerajaan Allah dengan apa yang terjadi dimasa laluku, tapi itu semua boleh terjadi hanya karna cinta-Nya sama lina , dan itu yang menjadi kerinduanku menyukakan hati-Nya. benar-benar karena anugerahNya aku dipilihNya bukan karna apa yang mampu kulakukan tapi tapi karna cintaNya yang besaaarr, rasanya gimana ya? kaya ada sosok yang mencintai kita secara tulus diam-diam dan segala kebodohan tingkah laku kita gak mengubah kasihnya itu ke kita dan itu sweet banget saat kita akhirnya menyadari selama ini ada sosok yang begitu memperhatikan kita dan tidak pernah lelah menjangkau hati kita hahahah
jadi yaa Yang membuatku jatuh cinta... Cinta Tuhan Yesus yang terlebih dahulu menyatakan cintanya sama lina
bagian terpenting dalam hidupku, untuk ingat selalu anugerahNya telah dan akan terus mengiringi langkah hidupku hingga nanti kembali pulang ke Rumah Allah ku kalo ingat ini selalu netes :"") jadi teringat orang yang memberikan buku pada lina tapi didepannya orang itu menuliskan beberapa pesan salah satunya "seorang lina sampai kapanpun... butuh anugerah sampai akhir zaman" bukunya kecil tp pas liat tulisan itu langsung nangis malam itu hahahha thank God for giving me best people to fill my life.
dan dalam pergumulanku tadi pagi, itu mengingtkanku balik lagi apa yang ku lakukan itu sebenarnya sudah dengan menjadikan Kristus sebagai center hidupku atau belum, kalau sudah pasti aku tau apa yang seharusnya kuperjuangkan dan menikmati setiap proses hidup yang Tuhan berikan untuk semakin memurnikan akuu.
bagian terpenting dalam hidupku, untuk ingat selalu anugerahNya telah dan akan terus mengiringi langkah hidupku hingga nanti kembali pulang ke Rumah Allah ku kalo ingat ini selalu netes :"") jadi teringat orang yang memberikan buku pada lina tapi didepannya orang itu menuliskan beberapa pesan salah satunya "seorang lina sampai kapanpun... butuh anugerah sampai akhir zaman" bukunya kecil tp pas liat tulisan itu langsung nangis malam itu hahahha thank God for giving me best people to fill my life.
dan dalam pergumulanku tadi pagi, itu mengingtkanku balik lagi apa yang ku lakukan itu sebenarnya sudah dengan menjadikan Kristus sebagai center hidupku atau belum, kalau sudah pasti aku tau apa yang seharusnya kuperjuangkan dan menikmati setiap proses hidup yang Tuhan berikan untuk semakin memurnikan akuu.
pas banget rapat lk pembahasannya jadi berlanjut lebih dalam:
Tuhanpun dalam yoh 17 ayat 17 & 19 mendoakan kita dengan relasinya dengan Bapa supaya aku bisa hidup kudus, and ayat ini sangat unik dan menarikk
aksi : relasi yang intim
reaksi : menjalani hari untuk hidup kudus karna menjadikan Kristus sebagai the center of my life.
Tuhanpun dalam yoh 17 ayat 17 & 19 mendoakan kita dengan relasinya dengan Bapa supaya aku bisa hidup kudus, and ayat ini sangat unik dan menarikk
aksi : relasi yang intim
reaksi : menjalani hari untuk hidup kudus karna menjadikan Kristus sebagai the center of my life.
